Selasa, 30 Desember 2014

manajemen sumber daya manusia

CHANDRA HENDRI W. 22214325. 1EB36. ORGANISASI BISNIS.
Pengantar Bisnis Informatika (Aspek Keuangan dan Bisnis) Mata Kuliah Softskill

Assalamu'alaikum...
 Konsep dari Bisnis Informatika populer sekitar 15 Tahun lalu ketika konsep yang biasa dipakai kehilangan generalitas, keabstrakan, dan aktualitas.Konsep seperti "Otomatisasi manajemen perusahaan", "Informasi pelayanan pembuat keputusan", "Model Informasi dari proses ekonomi kecil" dan lainnya telah menyebabkan teoritis rasionalisasi dari dasar-dasar seluruh informasi dan pencarian konsep terpadu yang baru. Sampai saat ini tidak ada definisi umum tentang "Bisnis Informatika".
 Informatika
Merupakan disiplin ilmu yang mempelajari transformasi fakta berlambang yaitu data maupun informasi pada mesin berbasis komputasi. Disiplin ilmu ini mencakup beberapa macam bidang, termasuk di dalamnya: ilmu komputer, ilmu informasi, sistem informasi, teknik komputer dan aplikasi informasi dalam sistem informasi manajemen. Secara umum informatika mempelajari struktur, sifat, dan interaksi dari beberapa sistem yang dipakai untuk mengumpulkan data, memproses dan menyimpan hasil pemrosesan data, serta menampilkannya dalam bentuk informasi.
            Aspek dari informatika lebih luas dari sekedar sistem informasi berbasis komputer saja, tetapi masih banyak informasi yang tidak dan belum diproses dengan komputer.Informatika mempunyai konsep dasar, teori, dan perkembangan aplikasi tersendiri.Informatika dapat mendukung dan berkaitan dengan aspek kognitif dan sosial, termasuk tentang pengaruh serta akibat sosial dari teknologi informasi pada umumnya. Penggunaan informasi dalam beberapa macam bidang, seperti bioinformatika, informatika medis, dan informasi yang mendukung ilmu perpustakaan, merupakan beberapa contoh yang lain dari bidang informatika. Informatika berkaitan erat dengan teknologi informasi.
            Teknologi Informasi adalah suatu seperangkat alat yang membantu kita dalam bekerja dengan informasi dan melakukan tugas – tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi.Teknologi informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer melainkan mencakup juga teknologi komunikasi untuk mengirim atau menyebarkan informasi.Dari defenisi di atas, nampak bahwa teknologi informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer, tetapi juga termasuk teknologi telekomunikasi. Dengan kata lain bahwa teknologi informasi merupakan hasil konvergensi antara teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi.
 Dalam ruang lingkup yang lebih luas, informatika meliputi beberapa aspek :
1. teori informasi yang mempelajari konsep matematis dari suatu informasi ilmu informasi yang mempelajari tentang cara pengumpulan, klasifikasi, manipulasi penyimpanan, pengaksesan, dan penyebarluasan informasi untuk keperluan sosial dan kemasyarakatan secara menyeluruh
2. ilmu komputer dan teknik komputer yang mempelajari tentang pemrosesan, pengarsipan, dan penyebaran informasi dengan menggunakan teknologi informasi dan alat lain yang berbasis komputer.
3. suatu bidang keilmuan yang mempelajari teknologi komputer khususnya dalam pengembangan perangkat lunak.
4. Informatika merupakan salah satu cabang keilmuan yang cukup luas karena hampir mencakup dan terkait dengan berbagai hal tentang kehidupan ini, dimana kumpulan disiplin informatika ini meliputi sains maupun teknik yang secara spesifik mengolah data menjadi informasi dengan memanfaatkan seoptimal mungkin teknologi informasi atau computer.
Bisnis
            Bisnis dalam ilmu ekonomi memiliki definisi Sebuah kegiatan menjual suatu barang atau jasa kepada pelanggan untuk mendapatkan laba. Dalam ekonomi kapitalis, dimana kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak swasta, bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Pemilik dan operator dari sebuah bisnis mendapatkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau kapital yang mereka berikan.Namun tidak semua bisnis mengejar keuntungan seperti ini, misalnya bisnis koperatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya atau institusi pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat.Model bisnis seperti ini kontras dengan sistem sosialistik, dimana bisnis besar kebanyakan dimiliki oleh pemerintah, masyarakat umum, atau serikat pekerja.
Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan.Kata “bisnis” sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan.Penggunaan yang lebih luas dapat merujuk pada sektor pasar tertentu, misalnya “bisnis pertelevisian.”Penggunaan yang paling luas merujuk pada seluruh aktivitas yang dilakukan oleh komunitas penyedia barang dan jasa.
Bisnis Informatika
Bisnis informatika adalah suatu kegiatan yang dilakukan individu atau sekelompok orang yang memiliki nilai (value) dengan tujuan mendapatkan keuntungan (profit) yang dilakukan dengan bantuan teknologi informasi.Yang dimaksud teknologi informasi disini mencakup semua hal yang berkaitan dengan teknologi informasi, seperti internet.Bisnis informatika berkembang dengan pesat akhir – akhir ini seiring dengan berkembang pesatnya pula teknologi informasi.Karena Bisnis Informatika muncul karena adanya peluang yang terdapat di dalam suatu teknologi informasi.
Tidak dapat di pungkiri sekarang internet sudah mengalami pergeseran kebutuhan di dalam masyarakat.Yang dahulu Internet merupakan suatu kebutuhan pelengkap atau masih merupakan kebutuhan yang “mewah” bagi sebagian masyarakat, sekarang menjadi suatu kebutuhan sekunder ataupun kebutuhan primer.Karena sekarang kita dapat semakin mudah dan murah untuk mendapatkan akses internet.Hal ini tidak lepas dari semakin berkembangnya teknologi informasi.
Bentuk Dasar Kepemilikan Bisnis
Meskipun bentuk kepemilikan bisnis berbeda-beda pada setiap negara, ada beberapa bentuk yang dianggap umum :
·                    Perusahaan perseorangan: Perusahaan perseorangan adalah bisnis yang kepemilikannya dipegang oleh satu orang. Pemilik perusahaan perseorangan memiliki tanggung jawab tak terbatas atas harta perusahaan.Artinya, apabila bisnis mengalami kerugian, pemilik lah yang harus menanggung seluruh kerugian itu.
·                    Persekutuan: Persekutuan : bentuk bisnis dimana dua orang atau lebih bekerja sama mengoperasikan perusahaan untuk mendapatkan profit. Sama seperti perusahaan perseorangan, setiap sekutu (anggota persekutuan) memiliki tanggung jawab tak terbatas atas harta perusahaan.
·                    Perseroan: Perseroan adalah bisnis yang kepemilikannya dipegang oleh beberapa orang dan diawasi oleh dewan direktur. Setiap pemilik memiliki tanggung jawab yang terbatas atas harta perusahaan.
·                    Koperasi : adalah bisnis yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi bertujuan untuk menyejahterakan anggotanya.
Klasifikasi Bisnis
Bisnis terdiri dari berbagai macam tipe, dan, sebagai akibatnya, bisnis dapat dikelompokkan dengan cara yang berbeda-beda, yaitu :
·                    Manufaktur adalah bisnis yang memproduksi produk yang berasal dari barang mentah atau komponen-komponen, kemudian dijual untuk mendapatkan keuntungan.Contoh manufaktur adalah perusahaan yang memproduksi barang fisik seperti mobil atau pipa.
·                    Bisnis jasa adalah bisnis yang menghasilkan barang intangible, dan mendapatkan keuntungan dengan cara meminta bayaran atas jasa yang mereka berikan. Contoh bisnis jasa adalah konsultan dan psikolog.
·                    Pengecer dan distributor adalah pihak yang berperan sebagai perantara barang antara produsen dengan konsumen.Kebanyakan toko dan perusahaan yang berorientasi-konsumen adalah distributor atau pengecer.
·                    Bisnis pertanian dan pertambangan adalah bisnis yang memproduksi barang-barang mentah, seperti tanaman atau mineral tambang.
·                    Bisnis finansial adalah bisnis yang mendapatkan keuntungan dari investasi dan pengelolaan modal.
·                    Bisnis informasi adalah bisnis menghasilkan keuntungan terutama dari pejualan-kembali properti intelektual (intelellectual property).
·                    Utilitas adalah bisnis yang mengoperasikan jasa untuk publik, seperti listrik dan air, dan biasanya didanai oleh pemerintah.
·                    Bisnis real estate adalah bisnis yang menghasilkan keuntungan dengan cara menjual, menyewakan, dan mengembangkan properti, rumah, dan bangunan.
·                    Bisnis transportasi adalah bisnis yang mendapatkan keuntungan dengan cara mengantarkan barang atau individu dari sebuah lokasi ke lokasi yang lain.
 Aspek – Aspek Bisnis
1.                  Keuntungan individu dan kelompok
2.                  Penciptaan Nilai
3.                  Penciptaan Barang dan Jasa
4.                  Keuntungan melalui Transaksi
 Fungsi Bisnis
a.                  Fungsi Mikro (Kontribusi terhadap pihak yang berperan langsung)
b.                  Fungsi Makro(Kontribusi terhadap pihak yang tidak berperan langsung)
 Proses Bisnis
            Proses bisnis adalah suatu kumpulan pekerjaan yang saling terkait untuk menyelesaikan suatu masalah tertentu. Analisis proses bisnis umumnya melibatkan pemetaan proses dan subproses di dalamnya hingga tingkatan aktivitas atau kegiatan. Beberapa karakteristik umum yang dianggap harus dimiliki suatu proses bisnis adalah:
1.                  Definitif: Suatu proses bisnis harus memiliki batasan, masukan, serta keluaran yang jelas.
2.                  Urutan: Suatu proses bisnis harus terdiri dari aktivitas yang berurut sesuai waktu dan ruang.
3.                  Pelanggan: Suatu proses bisnis harus mempunyai penerima hasil proses.
4.                  Nilai tambah: Transformasi yang terjadi dalam proses harus memberikan nilai tambah pada penerima.
5.                  Keterkaitan: Suatu proses tidak dapat berdiri sendiri, melainkan harus terkait dalam suatu struktur organisasi.
6.                  Fungsi silang: Suatu proses umumnya, walaupun tidak harus, mencakup beberapa fungsi.
Sering kali pemilik proses, yaitu orang yang bertanggung jawab terhadap kinerja dan pengembangan berkesinambungan dari proses, juga dianggap sebagai suatu karakteristik proses bisnis.
Fungsi Dasar Bisnis
1.                  Fungsi dasar Bisnis antara lain meliputi :
2.                  Acquiring of raw material
3.                  Manufactoring of raw material
4.                  Distributing Product to Consumers
5.                  Mencari dan menemukan sumber bahan baku
6.                  Mengolah bahan baku menjadi produk jadi
7.                  Menyalurkan produk jadi ketangan konsumen
 Konsep Lingkungan Bisnis
            Adalah sekumpulan faktor-faktor  tertentu yang akan mempengaruhi arah kebijakan dari suatu perusahaan dalam mengelola aktifitas bisnisnya. Faktor-faktor tersebut meliputi lingkungan eksternal yang dibagi dalam lingkungan jauh (makro) yaitu : Politik, Ekonomi, Sosbud dan teknologi, dan lingkungan industri, serta lingkungan internal yaitu meliputi aspek-aspek dan kebijakan internal didalam lingkungan perusahaan.
 Peranan Teknlogi Informasi Di Bidang Bisnis
Di bidang bisnis baik perdagangan barang maupun jasa komputer peranan teknologi informasi akan sangat penting untuk kegiatan transaksi baik rutin, periodik, maupun insidental dan menyediakan banyak informasi dengan cepat dan tepat.  Sistem Informasi Manajemen Sistem informasi manajemen (Management Information System – MIS), merupakan sistem informasi yang sudah banyak diterapkan pada perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan barang dan jasa baik pada perusahaan besar, menengah, atau perusahaan kecil.
SIM dapat diterapkan pada semua tingkat atau level manajemen yang ada yaitu manajemen tingkat atas (top management), manajemen tingkat menengah (middle management), dan manajemen tingkat bawah (lower management).
Di perusahaan dagang seperti department store, telah dipergunakan mesin cash register (mesin kasir) yang dilengkapi dengan kendali komputer sehingga mesin tersebut dapat dikendalikan oleh pihak manajer hanya dari ruang kerjanya secara cepat dan tepat, untuk scanning barcode kode barang dagangan, menghitung laba rugi, inventaris, dan sebagainya.
Di bidang perbankan, salah satu solusi sistem informasi perbankan telah diperkenalkan oleh perusahaan besar seperti Hewlett-Packard (HP), yang bekerja sama dengan Infosys telah memperkenalkan solusi core banking, yang disebut Finacle kepada bank-bank di Indonesia. Finacle memberikan solusi bagi bank yang ingin melakukan up-grade terhadap sistem yang telah mereka miliki.Dengan menggunakan Finacle, up-grade sistem bisa dilaksanakan dengan resiko investasi kegagalan migrasi yang rendah.
Perkembangan teknologi informasi telah mempengaruhi kebijakan dan strategi dunia usaha perbankan yang selanjutnya lebih mendorong inovasi dan persaingan di bidang layanan terutama jasa layanan pembayaran melalui bank.Inovasi jasa layanan perbankan yang berbasis teknologi tersebut terus berkembang mengikuti pola kebutuhan nasabah bank.
Transaksi perbankan berbasis elektronik, termasuk internet dan menggunakan handphone merupakan bentuk perkembangan penyedia jasa layanan bank yang memberikan peluang usaha baru bagi bank yang kerakibat pada perubahan strategi usaha perbankan, dari yang berbasis manusia (tradisional) menjadi berbasis teknologi informasi yang lebih efisien dan praktis bagi bank.
Pada perusahaan jasa seperti perbankan komputer digunakan untuk menghitung bunga secara otomatis, transaksi on-line, ATM, dan sebagianya. Komputer juga banyak digunakan untuk proses akuntansi, melakukan analisis keuangan, neraca, laba-rugi, dan sebagainya. Bahkan ada beberapa software yang secara khusus disediakan untuk operasi akuntansi.
Di bidang perhotelan komputer digunakan untuk menentukan jumlah dan jenis kamar yang telah terisi dan masih kosong.Bahkan saat ini pada penjualan pertokoan kecil, usaha kecil dan menengah (UKM), apotek dan bermacam-macam usaha kecil lainnya juga telah banyak menggunakan komputer.
 Bisnis Online
            Saat ini internet bukan lagi sebagai ajang jejaring sosial saja.Kini banyak pelaku usaha yang meraup untung besar dengan mendirikan toko online di internet. Banyaknya faktor-faktor pendukung seperti situs-situs jejaring sosial, forum-forum, web-blog, serta komunitas  komunitas dunia maya bisa juga melalui website pribadi. Ada pun cara cara jitu untuk bisa sukses dalam bisnis online.
1. Rancang Bisnis dengan Cermat
             Rancang rencana bisnis online dengan cermat. Pertimbangkan segala aspek seperti target pasar, kemampuan pesaing, sumber daya, resiko dan perkembangan bisnis yang ingin ada jalankan bagaimana membangun loyalitas konsumen atau menjalin kemitraan strategis.
2. Temukan Sasaran Pasar Spesifik
Bisa jadi ide bisnis online Anda brilian, namun itu tak ada artinya jika tidak ada sasaran pasar yang spesifik.Temukan celah pasar yang belum digarap pesaing.Jika Anda bertarung dengan pemain besar, pastikan bisnis Anda memiliki diferensiasi yang menarik konsumen.
3. Cari Sumber Keuangan
            Rencanakan dari mana Anda akan mendapat modal sebagai sumber dana bisnis online. Pinjaman bank bisa jadi pilihan yang baik.Jangan lupa untuk membuat administrasi keuangan yang rapi sehingga arus keluar masuk tampak jelas.
 4. Buat Situs yang Handal
             Anda memang bisa memanfaatkan blog yang gratis untuk memulai bisnis.Namun jika berniat serius, belilah domain dan sewa perancang situs yang handal.Pastikan situs Anda tidak rumit, memudahkan pengakses serta selalu update.
 5. Promosi Jitu
             Salah satu aspek terpenting dalam bisnis online adalah promosi yang jitu.Bisa dicoba bermacam metode, misalnya via Google AdWords di mana pengiklan hanya membayar sesuai jumlah pengakses situsnya. Manfaatkan pula e-mail atau situs jejaring untuk mempromosikan bisnis Anda pada banyak orang.
 6. Permudah Transaksi Konsumen
             Konsumen harus dimudahkan dalam melakukan transaksi dan pemesanan di situs Anda. Berikan pula tingkat keamanan situs yang memadai sehingga konsumen percaya detail identitas mereka tidak bocor. Tanpa transaksi dari konsumen, bisnis Anda pasti ambruk.
 7. Motivasi untuk Terus Maju
             Selalu butuh waktu agar bisnis internet berkembang.Sebagai entrepeneur online, Anda perlu energi, antusiasme, determinasi, dan gairah untuk maju.Perlu disadari bahwa sukses besar di bisnis internet cukup langka. Namun tak perlu pula kecil hati karena cerita kesuksesan bisnis online sudah amat banyak
Usaha Dan Bisnis Informatika Dalam Bidang Social
Beberapa contoh dari bisnis informatika yaitu:
 1. E-commerce
            Istilah ini sebenarnya sudah tidak asing lagi di kalangan bisnis dan informatika.karena e-commerce ini merupakan suatu suatu usaha yang berkaitan dengan jual beri produk dengan menggunakan media online (internet). Seperti yang sudah dikenal banyak orang saat ini yaitu tokobagus.com, amazon.com, lipposhop.com, dan beberapa situs lainnya.Selain itu, online shop yang banyak di jejaring sosial seperti facebook ataupun twitter juga termasuk ke dalam contoh e-commerce.
Dalam berbelanja secara online ini tentunya memiliki dampak positif dan negatif.Secara positif kita hanya tinggal membuka internet, memesan, transfer, beres lah sudah berbelanja.namun negatifnya yaitu ada saja oknum-oknum yang jahat yang berniat menipu, ataupun gambar tidak sama dengan aslinya. dll
 2. Jasa Warnet
            Tidak asing lagi bukan dengan warnet ?hampir di setiap ruas jalan ada warnet. inilah salah satu contoh sudah maraknya internet di kalangan masyarakat. Jasa warnet ini pun termasuk ke dalam contoh bisnis informatika, karena di warnet menyediakan jasa game online, browsing, chating dan hal lainnya yang tentu saja menggunakan teknologi informatika yaitu internet.
3. Smart card
Yaitu salah satu contoh dari pengembangan teknologi informasi yang di implementasi ke dunia kesehatan.Pada umumnya masyarakat menginginkan suatu pelayanan yang nyaman, aman, cepat, fleksibel dan terorganisir dengan baik.Sehingga keamanan data informasi dapat terjaga dengan baik dan aman.
            Pada dasarnya prinsip kerja Smart Card atau kartu pintar elektronik ini tidak jauh berbeda dengan pemakaian kartu kredit ( ATM ) yang banyak di gunakan bank. Dengan di dukung ketersediaan suatu memori penyimpan data komputer dengan chip microcontroller maka kartu ini dapat memproses segala data yang telah di simpan di sertai sistem keamanan dengan kata sandi atau kode akses atau pemilik yang pada umumya bersifat rahasia.
 4. Penggunaan “Web”
Sebagai media pemasaran, misalnya web penjualan alat-alat rumah sakit seperti jarum suntik, infus, obat dan lain sebagainya.Di sini suatu instansi atau perusahaan dapat menggunakan media informasi dengan menggunakan teknologi komputerisasi dalam pemasaran hasil produk yang di kelola olehnya. Hal itu juga merupakan suatu cara untuk menarik pelanggan yaitu dengan menunjukkan suatu citra tersendiri dengan mekanisme dagang yang berkualitas dan dapat di sampaikan dengan baik kepada pelanggan.
            Dalam E-business juga perlu kita perhatikan tentang sistem yang digunakan untuk mengelola hasil produksi yang akan dipasarkan menggunakan media web pada internet. Yaitu dengan memperhatikan perencanaan investasi teknologi, sehingga dapat menarik investor untuk dapat bergabung dalam pengembangan usaha secara bertahap dari pengguna jasa E-business itu sendiri. Dengan demikian akan terjadi hubungan antar pelaku bisnis dengan memanfaatkan teknologi telekomunikasi.

 Mungkin itu saja pembahasan kali ini, kurang lebihnya mohon maaf, apabila ada kata yang salah datangnya dari saya, dan yang benar dari sumber.terima kasih... ^^


Wassalamu'alaikum...


Lihat Sumber:






Kamis, 06 November 2014

Organisasi Bisnis

ABSTRAK
Chandra Hendri Wicaksono (22214325)
Tugas Softskill. Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universittas Gunadarma 2014
Kata kunci : Pengertian sebuah organisasi bisnis, macam-macam organisasi bisnis serta ciri-ciri dan karakteristik dari sebuah organisasi bisnis.
            Makalah yang berjudul “Organisasi Bisnis” ini membahas tentang pengertian sebuah organisasi bisnis, macam-macam organisasi bisnis serta ciri-ciri dan karakteristik dari sebuah organisasi bisnis itu tersendiri. Yang mana usaha bisnis saat ini telah merambat pesat. Namun, pengetahuan seseorang tentang sebuah organisasi bisnis sangatlah minim. Tanpa mengetahui arti penting dari sebuah organisasi bisnis, sebuah bisnis tidaklah dapat berjalan dengan lancar.
                Tujuan dibuatnya makalah ini adalah untuk mengetahui dan memahami macam-macam organisasi bisnis di sekitar lingkungan kita. Serta meningkatkan pengetahuan serta peluang dalam organisasi bisnis itu sendiri kepada masyarakat sekitar. Dan mengetahui tingkatan peluang bisnis yang di dapat.
                Metode penulisan makalah ini dilakukan dengan cara mengumpulkan berbagai informasi dari sumber-sumber yang terdapat pada internet.
Berdasarkan hasil pencarian macam-macam organisasi bisnis, dapat diketahui terdapat beberapa macam organisasi bisnis, ciri serta karakteristik dan peluang yang berbeda-beda dalam tiap organisasi bisnis itu sendiri.

BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang Masalah
Dunia bisnis saat ini sudah sangat berkembang, mulai dari bisnis kecil-kecilan, menengah, hingga bisnis besar-besaran. Namun masalahnya belum banyak orang yang tau tentang organisasi bisnis, sehinnga usahanya belum menggunakan struktur bisnis yang tepat. Banyak juga orang-orang yang tidak tau mengenai bentuk-bentuk organisasi bisnis, sehingga mereka tidak tau betuk usaha apa yang sedang mereka jalani.
1.2  Rumusan Masalah

1.    Pengertian dari organisasi bisnis
2.    Departementalisasi
3.    Mengetahui bentuk-bentuk organisasi bisnis

1.3  Batasan Masalah
Makalah ini  mengurai tentang definisi organisasi bisnis serta pembagian departemen atau unit pada struktur organisasi. Bentuk-bentuk organisasi dan pertimbangan untuk mendirikan suatu organisi bisnis beserta ciri-ciri dan sifatnya.
1.4  Tujuan Penelitian
Tujuan dibuatnya makalah ini adalah untuk menambah pengetahuan serta kesadaran masyarakat umum mengenai ciri dan karakteristik suatu organisasi bisnis serta peluang yang terdapat di dalamnya.

BAB II
LANDASAN TEORI
Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Bentuk dasar kepemilikan bisnis
Meskipun bentuk kepemilikan bisnis berbeda-beda pada setiap negara, ada beberapa bentuk yang dianggap umum:

  • Perusahaan perseorangan
  • Persekutuan
  • Perseroan
  • Koperasi

Dalam sebuah usaha dibutuhkan sebuah organisasi bisnis yang sesuai. Ahli manajemen mengemukakan prinsip-prinsip dalam mencapai organisasi yang baik:
1.  Prinsip hirarkhi adalah filsafat yang mengharuskan adanya rangkaian pimpinan yang jelas dari posisi paling tinggi ke posisi paling rendah dalam sebuah perusahaan.
2. Prinsip kesatuan komando adalah filsafat bahwa tiap orang di perusahaan harus melaporkan hanya kepada satu pengawas. Ini menjamin bahwa tiap perintah dapat dimengerti dan tidak terjadi pertentangan perintah dari dua atau lebih pengawas.








BAB III
PEMBAHASAN

Sekarang ini dunia bisnis semakin marak beredar di lingkungan sekitar kita, bahkan untuk membuka suatu bisnis sangatlah mudah. Berbagai usaha bisnis yang sekarang dijalankan lebih mendominasi pada sebuah online shop yang diedarkan pada sebuah situs media online dan berbagai macamnya. Namun tak banyak orang-orang mengetahui jenis-jenis organisasi bisnis yang ada. Serta ciri dan struktur suatu organisasi bisnis yang sedang mereka jalani. Sedangkan organisasi bisnis sendiri mempunya definisi sebagai suatu organisasi yang melakukan aktivitas ekonomi dan bertujuan untuk menghasilkan keuntungan (profit).  Bisnis mempunyai ruang lingkup berupa badan bisnis, perusahaan serta pengusaha. Dimana seorang pengusaha membuka sebuah perusahaan atau organisasi bisnis tersebut bertujuan guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Dalam pembentukan sebuah organisasi bisnis dibutuhkan sumber daya manusia, modal, serta matrial. Contoh organisasi bisnis adalah radio. Radio disebut sebagai organisasi bisnis karena mempunyai sebuah tujuan ekonomi yaitu menghasilkan sebuah keuntungan melalui kegiatan penyampaian informasi dan hiburan kepada masyarakat. Selain radio, masih banyak macam organisasi bisnis serta ciri dan peluang yang terdapat. Macam-macam organisasi bisnis tersebut antara lain:

1.     Perusahaan Perseorangan
Menurut UU No. 3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan Pasal 1 huruf B, yang dimaksud dengan perusahaan adalah setiap bentuk usaha yang menjalankan setiap jenis usaha yang bersifat tetap dan terus menurus yang didirikan, bekerja, serta berkedudukan dalam wilayah Negara Indonesia dengan tujuan memperoleh keuntungan atau laba. Dengan kata lain, perusahaan adalah suatu badan usaha yang dimiliki oleh satu orang individu. Semua keuntungan yang diperoleh dari usaha ini dimiliki oleh pengola dan pengelola juga menanggung semua resiko yang didapat. Dalam pendirian perusahaan perseorangan ini tidak diatur dalam KHUD serta tidak ada perjanjian yang dilakukan. Karena, hanya didirikan oleh satu orang pengusaha saja.
                                     

                                      Ciri dan Sifat Perusahaan Perseorangan
·         relatif mudah didirikan dan juga dibubarkan
·         tanggung jawab tidak terbatas dan bisa melibatkan harta pribadi
·         tidak ada pajak, yang ada adalah pungutan dan retribusi
·         seluruh keuntungan dinikmati sendiri
·         sulit mengatur roda perusahaan karena diatur sendiri
·         keuntungan yang kecil yang terkadang harus mengorbankan penghasilan yang lebih besar
·         jangka waktu badan usaha tidak terbatas atau seumur hidup
·         sewaktu-waktu dapat dipindah tangankan

Kelebihan perusahaan perseorangan:
·         Mudah dibentuk dan dibubarkan
·         Bekerja dengan sederhana
·         Pengelolaannya sederhana
·         Tidak perlu kebijaksanaan pembagian laba

Kekurangan perusahaan perseorangan:
·         Tanggung jawab tidak terbatas
·         Kemampuan manajemen terbatas
·         Sulit mengikuti pesatnya perkembangan perusahaan
·         Sumber dana hanya terbatas pada pemilik
·         Resiko kegiatan perusahaan ditanggung sendiri

2.     Persekutuan Firma
Adalah bentuk badan usaha yang didirikan oleh beberapa orang dengan menggunakan nama bersama atau satu nama yang digunakan secara bersama.

Ciri dan Sifat Firma
·         Setiap pemilik wajib melunasi hutang yang tak terbayar dengan harta pribadi.
·         Setiap anggota firma memiliki hak untuk menjadi pemimpin
·         Seorang anggota tidak berhak memasukkan anggota baru tanpa seizin anggota yang lainnya.
·         Keanggotaan firma melekat dan berlaku seumur hidup
·         Seorang anggota mempunyai hak untuk membubarkan firma
·         Pendiriannya tidak memelukan akte pendirian
·         Mudah memperoleh kredit usaha

Kelebihan Firma
·         Prosedur pendirian relatif mudah
·         Mempunyai kemampuan finansial yang lebih besar, karena gabungan modal oleh beberapa orang
·         Keputusan bersama dengan pertimbangan seluruh anggota firma, sehingga keputusan-keputusan menjadi lebih baik


Kekurangan Firma
·         Utang-utang perusahaan ditanggung oleh kekayaan pribadi para anggota firma
·         Kelangsungan hidup perusahaan tidak terjamin, sebab bila salah seorang anggota keluar, maka firma pun bubar

3.     Perseroan Komanditer (CV)
Adalah persekutuan yang didirikan oleh beberapa orang (sekutu) yang menyerahkan dan mempercayakan uangnya untuk dipakai dalam persekutuan. Para anggota persekutuan menyerahkan uangnya sebagai modal perseroan dengan jumlah yang tidak perlu sama sebagai tanda keikutsertaan di dalam persekutuan.

Kelebihan Perseroan Komanditer       :
  • Pendiriannya relatif mudah
  • Modal yang dapat dikumpulkan lebih banyak
  • Kemampuan untuk memperoleh kredit lebih besar
  • Manajemen dapat didiversifikasikan
  • Kesempatan untuk berkembang lebih besar
Kekurangan Perseroan Komanditer    :
  • Tanggung jawab tidak terbatas
  • Kelangsungan hidup tidak terjamin
  • Sukar untuk menarik kembali investasinya
Dalam sebuah organisasi bisnis, ada sebuah organisasi atau badan perusahaan yang berada dalam naungan badan hukum. Diantaranya adalah:

1.     Perseroan Terbatas
Menurut Pasal 1 butir 1 UU no. 1 tahun 1995, Perseroan Terbatas adalah sebuah kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi atas saham dan memenuhi syarat serta peraturan pelaksanaannya yang ditetapkan dalam undang-undang. Dalam arti lain, Perseroan Terbatas berarti suatu badan yang mempunyai kekayaan, hak, serta kewajiban sendiri yang terpisah dari kekayaan, hak, serta kewajiban pendiri atau pemilik.

Ciri dan Sifat Perseroan Terbatas
  • Kewajiban terbatas pada modal tanpa melibatkan harta pribadi
  • Modal dan ukuran perusahaan besar
  • Kelangsungan hidup perusahaan pt ada di tangan pemilik saham
  • Dapat dipimpin oleh orang yang tidak memiliki bagian saham
  • Kepemilikan mudah berpindah tangan
  • Mudah mencari tenaga kerja untuk karyawan / pegawai
  • Keuntungan dibagikan kepada pemilik modal / saham dalam bentuk dividen
  • Kekuatan dewan direksi lebih besar daripada kekuatan pemegang saham
  • Sulit untuk membubarkan PT

Kelebihan Perseroan Terbatas
  • Kelangsungan hidup perusahaan terjamin
  • Terbatasnya tanggung jawab, sehingga tidak menimbulkan resiko bagi kekayaan pribadi maupun kekayaan keluarga pemilik
  • Saham dapat diperjual belikan dengan relatif mudah.
  • Kebutuhan kapital lebih besar akan mudah dipenuhi, sehingga memungkinkan perluasan usaha.
  • Pengelolaan perusahaan dapat dilakukan lebih efisien
Kekurangan Perseroan Terbatas          :
  • Biaya pendiriannya relatif mahal
  • Rahasia tidak terjamin
  • Kurangnya hubungan yang efektif antara pemegang saham

2.     Koperasi
Menurut UU no. 25 tahun 1992, Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi yang melandaskan kegiatannya pada prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan. Modal koperasi dapat diperoleh melalui dana cadangan sisa hasil usaha, simpanan pokok atau wajib, sumbangan suka rela maupun pinjaman dari sesame anggota koperasi lainnya. Tujuan koperasi sendiri adalah untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya yang berasal dari masyarakat umum serta ikut dalam pembangunan perekonomian nasional.
Adapun koperasi itu sendiri mempunyai prinsip dalam pelaksanaannya. Yaitu:
  • Keanggotaan bersifat suka rela
  • Pengelolaan dilakukan secara demokratis
  • Pembagian sisa hasil usaha dilakukan secara adil, sebanding dengan besarnya jasa masing-masing anggota.
  • Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal
  • Kemandirian keanggotaan koperasi bersifat murni, pribadi dan tidak dapat dialihkan.
Ciri Koperasi:
  • Lebih mementingkan keanggotaan dan sifat persamaan
  • Anggota-anggotanya bebas keluar masuk
  • Koperasi merupakan badan hukum yang menjalankan usaha untuk kesejahteraan anggota.
  • Koperasi didirikan secara tertulis dengan akte pendirian dari notaris
  • Tanggung jawab kelancaran usaha koperasi berada di tangan pengurus.
  • Para anggota koperasi turut bertanggung jawab atas utang-utang koperasi terhadap pihak lain.
  • Kekuasaan tertinggi di dalam rapat anggota.
Dalam sebuah organisasi bisnis memiliki peluang bisnis atau usaha yang berbeda-beda. Dimana definisi peluang adalah sebuah ruang kreasi yang independent dan mandiri, tapi bukan sebuah kegiatan yang mengikuti sebuah trend dan gaya hidup semata. Karena, sebuah organisasi bisnis yang baik di buat karena bisnis tersebut merupakan passion yang cocok dengan kehidupan seseorang.
Contoh lain dari sebuah organisasi bisnis yang sudah ada di lingkungan sekitar kita dilihat dari peluangnya adalah online shop. Yaitu sebuah organisasi bisnis yang dibuka oleh seorang individu (perseorangan) ataupun berkelompok. Disebut organisasi bisnis karena online shop mempunyai tujuan ekonomi yaitu, memperoleh keuntungan melalui kegiatan jual-beli suatu barang atau produk yang dibutuhkan oleh masyarakat.
Pemasaran yang ia lakukan dengan cara membuat sebuah group di facebook dan Blackberry Messenger berisikan foto barang dagangannya dan menyebar luaskan barang dagangannya ke seluruh teman serta masyarakat luas.
Peluang bisnis ini sangat menjanjikan karena saat ini masyarakat terutama perempuan semakin konsumtif dalam memenuhi kebutuhan mereka. Terutama dalam bidang fashion. Pemesanan yang sangatlah mudah dan dilakukan di media sosial menjadikan transaksi pemesanan (order) dalam bisnis ini meningkat. Dan bisnis ini dapat menghasilkan keuntungan yang cukup besar setiap bulannya.
Sudah banyak masyarakat yang membuka jenis organisasi bisnis ini. Tapi permintaan di setiap online shop berbeda-beda. Tergantung dari harga, jenis barang serta kualitas yang ditawarkan di setiap online shop tersebut. Sehingga, dengan membuka satu usaha seperti ini lagi tidak akan merusak pasar dan ada kemungkinan untuk meraih keuntungan yang besar.

BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN
Berdasarkan hasil pencarian macam-macam organisasi bisnis serta ciri, karakteristik dan kelemahan serta kekurangannya, dapat diketahui dalam dunia bisnis ada beberapa macam organisasi bisnis antara lain:
1.      Perusahaan Perseorangan
2.      Persekutuan Firma
3.      Perseroan Komanditer (CV)
4.      Perseroan Terbatas (PT)
5.      Koperasi
6.      Yayasan
7.      BUMN
Dan diantara ke tujuh organisasi bisnis tersebut, ada yang diantaranya termasuk ke dalam Perusahaan Berbadan Hukum. Antara lain:
a.       Perseroan Terbatas (PT)
b.      Koperasi
c.       Yayasan
d.      BUMN

Mengapa disebut demikian karena, organisasi bisnis tersebut sebelum didirikan harus membuat akta pendirian dan dapat melakukan perbuatan hukum yang dijalankan oleh badan hukum.
Dari organisasi bisnis tersebut masing-masing memiliki ciri, krakteristik, kelebihan dan kekurangan yang berbeda-beda. Dan memiliki peluang serta resiko masing-masing.  Salah satunya dengan membuka perusahaan perseorangan atau sebuah bisnis yang didirikan secara individu atau berkelompok. Seperti online shop yang memiliki peluang cukup besar dalam dunia bisnis saat ini serta persaingan yang tajam namun tetap menguntungkan.

5.2 Saran

Berdasarkan kesimpulan di atas penulis hanya memberikan saran kepada pembaca agar mengetahui lebih dalam mengenai organisasi-organisasi bisnis. Sehingga pembaca dapat mengetahuin struktur-struktur organisasi bisnis dengan tepat.

DAFTAR PUSTAKA


.   ORGANISASI BISNIS,
MUHAMMAD SALIM (Pada 21 Maret 2013)
·         2.   BENTUK-BENTUK ORGANISASI BISNIS
DAVID GUNAWAN (pada 20 September 2006)
·         3.  ORGANISASIBISNIS
LUSIA DALORA (pada 29 Desember 2010)