Kamis, 06 November 2014

Organisasi Bisnis

ABSTRAK
Chandra Hendri Wicaksono (22214325)
Tugas Softskill. Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universittas Gunadarma 2014
Kata kunci : Pengertian sebuah organisasi bisnis, macam-macam organisasi bisnis serta ciri-ciri dan karakteristik dari sebuah organisasi bisnis.
            Makalah yang berjudul “Organisasi Bisnis” ini membahas tentang pengertian sebuah organisasi bisnis, macam-macam organisasi bisnis serta ciri-ciri dan karakteristik dari sebuah organisasi bisnis itu tersendiri. Yang mana usaha bisnis saat ini telah merambat pesat. Namun, pengetahuan seseorang tentang sebuah organisasi bisnis sangatlah minim. Tanpa mengetahui arti penting dari sebuah organisasi bisnis, sebuah bisnis tidaklah dapat berjalan dengan lancar.
                Tujuan dibuatnya makalah ini adalah untuk mengetahui dan memahami macam-macam organisasi bisnis di sekitar lingkungan kita. Serta meningkatkan pengetahuan serta peluang dalam organisasi bisnis itu sendiri kepada masyarakat sekitar. Dan mengetahui tingkatan peluang bisnis yang di dapat.
                Metode penulisan makalah ini dilakukan dengan cara mengumpulkan berbagai informasi dari sumber-sumber yang terdapat pada internet.
Berdasarkan hasil pencarian macam-macam organisasi bisnis, dapat diketahui terdapat beberapa macam organisasi bisnis, ciri serta karakteristik dan peluang yang berbeda-beda dalam tiap organisasi bisnis itu sendiri.

BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang Masalah
Dunia bisnis saat ini sudah sangat berkembang, mulai dari bisnis kecil-kecilan, menengah, hingga bisnis besar-besaran. Namun masalahnya belum banyak orang yang tau tentang organisasi bisnis, sehinnga usahanya belum menggunakan struktur bisnis yang tepat. Banyak juga orang-orang yang tidak tau mengenai bentuk-bentuk organisasi bisnis, sehingga mereka tidak tau betuk usaha apa yang sedang mereka jalani.
1.2  Rumusan Masalah

1.    Pengertian dari organisasi bisnis
2.    Departementalisasi
3.    Mengetahui bentuk-bentuk organisasi bisnis

1.3  Batasan Masalah
Makalah ini  mengurai tentang definisi organisasi bisnis serta pembagian departemen atau unit pada struktur organisasi. Bentuk-bentuk organisasi dan pertimbangan untuk mendirikan suatu organisi bisnis beserta ciri-ciri dan sifatnya.
1.4  Tujuan Penelitian
Tujuan dibuatnya makalah ini adalah untuk menambah pengetahuan serta kesadaran masyarakat umum mengenai ciri dan karakteristik suatu organisasi bisnis serta peluang yang terdapat di dalamnya.

BAB II
LANDASAN TEORI
Dalam ilmu ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Bentuk dasar kepemilikan bisnis
Meskipun bentuk kepemilikan bisnis berbeda-beda pada setiap negara, ada beberapa bentuk yang dianggap umum:

  • Perusahaan perseorangan
  • Persekutuan
  • Perseroan
  • Koperasi

Dalam sebuah usaha dibutuhkan sebuah organisasi bisnis yang sesuai. Ahli manajemen mengemukakan prinsip-prinsip dalam mencapai organisasi yang baik:
1.  Prinsip hirarkhi adalah filsafat yang mengharuskan adanya rangkaian pimpinan yang jelas dari posisi paling tinggi ke posisi paling rendah dalam sebuah perusahaan.
2. Prinsip kesatuan komando adalah filsafat bahwa tiap orang di perusahaan harus melaporkan hanya kepada satu pengawas. Ini menjamin bahwa tiap perintah dapat dimengerti dan tidak terjadi pertentangan perintah dari dua atau lebih pengawas.








BAB III
PEMBAHASAN

Sekarang ini dunia bisnis semakin marak beredar di lingkungan sekitar kita, bahkan untuk membuka suatu bisnis sangatlah mudah. Berbagai usaha bisnis yang sekarang dijalankan lebih mendominasi pada sebuah online shop yang diedarkan pada sebuah situs media online dan berbagai macamnya. Namun tak banyak orang-orang mengetahui jenis-jenis organisasi bisnis yang ada. Serta ciri dan struktur suatu organisasi bisnis yang sedang mereka jalani. Sedangkan organisasi bisnis sendiri mempunya definisi sebagai suatu organisasi yang melakukan aktivitas ekonomi dan bertujuan untuk menghasilkan keuntungan (profit).  Bisnis mempunyai ruang lingkup berupa badan bisnis, perusahaan serta pengusaha. Dimana seorang pengusaha membuka sebuah perusahaan atau organisasi bisnis tersebut bertujuan guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Dalam pembentukan sebuah organisasi bisnis dibutuhkan sumber daya manusia, modal, serta matrial. Contoh organisasi bisnis adalah radio. Radio disebut sebagai organisasi bisnis karena mempunyai sebuah tujuan ekonomi yaitu menghasilkan sebuah keuntungan melalui kegiatan penyampaian informasi dan hiburan kepada masyarakat. Selain radio, masih banyak macam organisasi bisnis serta ciri dan peluang yang terdapat. Macam-macam organisasi bisnis tersebut antara lain:

1.     Perusahaan Perseorangan
Menurut UU No. 3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan Pasal 1 huruf B, yang dimaksud dengan perusahaan adalah setiap bentuk usaha yang menjalankan setiap jenis usaha yang bersifat tetap dan terus menurus yang didirikan, bekerja, serta berkedudukan dalam wilayah Negara Indonesia dengan tujuan memperoleh keuntungan atau laba. Dengan kata lain, perusahaan adalah suatu badan usaha yang dimiliki oleh satu orang individu. Semua keuntungan yang diperoleh dari usaha ini dimiliki oleh pengola dan pengelola juga menanggung semua resiko yang didapat. Dalam pendirian perusahaan perseorangan ini tidak diatur dalam KHUD serta tidak ada perjanjian yang dilakukan. Karena, hanya didirikan oleh satu orang pengusaha saja.
                                     

                                      Ciri dan Sifat Perusahaan Perseorangan
·         relatif mudah didirikan dan juga dibubarkan
·         tanggung jawab tidak terbatas dan bisa melibatkan harta pribadi
·         tidak ada pajak, yang ada adalah pungutan dan retribusi
·         seluruh keuntungan dinikmati sendiri
·         sulit mengatur roda perusahaan karena diatur sendiri
·         keuntungan yang kecil yang terkadang harus mengorbankan penghasilan yang lebih besar
·         jangka waktu badan usaha tidak terbatas atau seumur hidup
·         sewaktu-waktu dapat dipindah tangankan

Kelebihan perusahaan perseorangan:
·         Mudah dibentuk dan dibubarkan
·         Bekerja dengan sederhana
·         Pengelolaannya sederhana
·         Tidak perlu kebijaksanaan pembagian laba

Kekurangan perusahaan perseorangan:
·         Tanggung jawab tidak terbatas
·         Kemampuan manajemen terbatas
·         Sulit mengikuti pesatnya perkembangan perusahaan
·         Sumber dana hanya terbatas pada pemilik
·         Resiko kegiatan perusahaan ditanggung sendiri

2.     Persekutuan Firma
Adalah bentuk badan usaha yang didirikan oleh beberapa orang dengan menggunakan nama bersama atau satu nama yang digunakan secara bersama.

Ciri dan Sifat Firma
·         Setiap pemilik wajib melunasi hutang yang tak terbayar dengan harta pribadi.
·         Setiap anggota firma memiliki hak untuk menjadi pemimpin
·         Seorang anggota tidak berhak memasukkan anggota baru tanpa seizin anggota yang lainnya.
·         Keanggotaan firma melekat dan berlaku seumur hidup
·         Seorang anggota mempunyai hak untuk membubarkan firma
·         Pendiriannya tidak memelukan akte pendirian
·         Mudah memperoleh kredit usaha

Kelebihan Firma
·         Prosedur pendirian relatif mudah
·         Mempunyai kemampuan finansial yang lebih besar, karena gabungan modal oleh beberapa orang
·         Keputusan bersama dengan pertimbangan seluruh anggota firma, sehingga keputusan-keputusan menjadi lebih baik


Kekurangan Firma
·         Utang-utang perusahaan ditanggung oleh kekayaan pribadi para anggota firma
·         Kelangsungan hidup perusahaan tidak terjamin, sebab bila salah seorang anggota keluar, maka firma pun bubar

3.     Perseroan Komanditer (CV)
Adalah persekutuan yang didirikan oleh beberapa orang (sekutu) yang menyerahkan dan mempercayakan uangnya untuk dipakai dalam persekutuan. Para anggota persekutuan menyerahkan uangnya sebagai modal perseroan dengan jumlah yang tidak perlu sama sebagai tanda keikutsertaan di dalam persekutuan.

Kelebihan Perseroan Komanditer       :
  • Pendiriannya relatif mudah
  • Modal yang dapat dikumpulkan lebih banyak
  • Kemampuan untuk memperoleh kredit lebih besar
  • Manajemen dapat didiversifikasikan
  • Kesempatan untuk berkembang lebih besar
Kekurangan Perseroan Komanditer    :
  • Tanggung jawab tidak terbatas
  • Kelangsungan hidup tidak terjamin
  • Sukar untuk menarik kembali investasinya
Dalam sebuah organisasi bisnis, ada sebuah organisasi atau badan perusahaan yang berada dalam naungan badan hukum. Diantaranya adalah:

1.     Perseroan Terbatas
Menurut Pasal 1 butir 1 UU no. 1 tahun 1995, Perseroan Terbatas adalah sebuah kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi atas saham dan memenuhi syarat serta peraturan pelaksanaannya yang ditetapkan dalam undang-undang. Dalam arti lain, Perseroan Terbatas berarti suatu badan yang mempunyai kekayaan, hak, serta kewajiban sendiri yang terpisah dari kekayaan, hak, serta kewajiban pendiri atau pemilik.

Ciri dan Sifat Perseroan Terbatas
  • Kewajiban terbatas pada modal tanpa melibatkan harta pribadi
  • Modal dan ukuran perusahaan besar
  • Kelangsungan hidup perusahaan pt ada di tangan pemilik saham
  • Dapat dipimpin oleh orang yang tidak memiliki bagian saham
  • Kepemilikan mudah berpindah tangan
  • Mudah mencari tenaga kerja untuk karyawan / pegawai
  • Keuntungan dibagikan kepada pemilik modal / saham dalam bentuk dividen
  • Kekuatan dewan direksi lebih besar daripada kekuatan pemegang saham
  • Sulit untuk membubarkan PT

Kelebihan Perseroan Terbatas
  • Kelangsungan hidup perusahaan terjamin
  • Terbatasnya tanggung jawab, sehingga tidak menimbulkan resiko bagi kekayaan pribadi maupun kekayaan keluarga pemilik
  • Saham dapat diperjual belikan dengan relatif mudah.
  • Kebutuhan kapital lebih besar akan mudah dipenuhi, sehingga memungkinkan perluasan usaha.
  • Pengelolaan perusahaan dapat dilakukan lebih efisien
Kekurangan Perseroan Terbatas          :
  • Biaya pendiriannya relatif mahal
  • Rahasia tidak terjamin
  • Kurangnya hubungan yang efektif antara pemegang saham

2.     Koperasi
Menurut UU no. 25 tahun 1992, Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi yang melandaskan kegiatannya pada prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan. Modal koperasi dapat diperoleh melalui dana cadangan sisa hasil usaha, simpanan pokok atau wajib, sumbangan suka rela maupun pinjaman dari sesame anggota koperasi lainnya. Tujuan koperasi sendiri adalah untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya yang berasal dari masyarakat umum serta ikut dalam pembangunan perekonomian nasional.
Adapun koperasi itu sendiri mempunyai prinsip dalam pelaksanaannya. Yaitu:
  • Keanggotaan bersifat suka rela
  • Pengelolaan dilakukan secara demokratis
  • Pembagian sisa hasil usaha dilakukan secara adil, sebanding dengan besarnya jasa masing-masing anggota.
  • Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal
  • Kemandirian keanggotaan koperasi bersifat murni, pribadi dan tidak dapat dialihkan.
Ciri Koperasi:
  • Lebih mementingkan keanggotaan dan sifat persamaan
  • Anggota-anggotanya bebas keluar masuk
  • Koperasi merupakan badan hukum yang menjalankan usaha untuk kesejahteraan anggota.
  • Koperasi didirikan secara tertulis dengan akte pendirian dari notaris
  • Tanggung jawab kelancaran usaha koperasi berada di tangan pengurus.
  • Para anggota koperasi turut bertanggung jawab atas utang-utang koperasi terhadap pihak lain.
  • Kekuasaan tertinggi di dalam rapat anggota.
Dalam sebuah organisasi bisnis memiliki peluang bisnis atau usaha yang berbeda-beda. Dimana definisi peluang adalah sebuah ruang kreasi yang independent dan mandiri, tapi bukan sebuah kegiatan yang mengikuti sebuah trend dan gaya hidup semata. Karena, sebuah organisasi bisnis yang baik di buat karena bisnis tersebut merupakan passion yang cocok dengan kehidupan seseorang.
Contoh lain dari sebuah organisasi bisnis yang sudah ada di lingkungan sekitar kita dilihat dari peluangnya adalah online shop. Yaitu sebuah organisasi bisnis yang dibuka oleh seorang individu (perseorangan) ataupun berkelompok. Disebut organisasi bisnis karena online shop mempunyai tujuan ekonomi yaitu, memperoleh keuntungan melalui kegiatan jual-beli suatu barang atau produk yang dibutuhkan oleh masyarakat.
Pemasaran yang ia lakukan dengan cara membuat sebuah group di facebook dan Blackberry Messenger berisikan foto barang dagangannya dan menyebar luaskan barang dagangannya ke seluruh teman serta masyarakat luas.
Peluang bisnis ini sangat menjanjikan karena saat ini masyarakat terutama perempuan semakin konsumtif dalam memenuhi kebutuhan mereka. Terutama dalam bidang fashion. Pemesanan yang sangatlah mudah dan dilakukan di media sosial menjadikan transaksi pemesanan (order) dalam bisnis ini meningkat. Dan bisnis ini dapat menghasilkan keuntungan yang cukup besar setiap bulannya.
Sudah banyak masyarakat yang membuka jenis organisasi bisnis ini. Tapi permintaan di setiap online shop berbeda-beda. Tergantung dari harga, jenis barang serta kualitas yang ditawarkan di setiap online shop tersebut. Sehingga, dengan membuka satu usaha seperti ini lagi tidak akan merusak pasar dan ada kemungkinan untuk meraih keuntungan yang besar.

BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN
Berdasarkan hasil pencarian macam-macam organisasi bisnis serta ciri, karakteristik dan kelemahan serta kekurangannya, dapat diketahui dalam dunia bisnis ada beberapa macam organisasi bisnis antara lain:
1.      Perusahaan Perseorangan
2.      Persekutuan Firma
3.      Perseroan Komanditer (CV)
4.      Perseroan Terbatas (PT)
5.      Koperasi
6.      Yayasan
7.      BUMN
Dan diantara ke tujuh organisasi bisnis tersebut, ada yang diantaranya termasuk ke dalam Perusahaan Berbadan Hukum. Antara lain:
a.       Perseroan Terbatas (PT)
b.      Koperasi
c.       Yayasan
d.      BUMN

Mengapa disebut demikian karena, organisasi bisnis tersebut sebelum didirikan harus membuat akta pendirian dan dapat melakukan perbuatan hukum yang dijalankan oleh badan hukum.
Dari organisasi bisnis tersebut masing-masing memiliki ciri, krakteristik, kelebihan dan kekurangan yang berbeda-beda. Dan memiliki peluang serta resiko masing-masing.  Salah satunya dengan membuka perusahaan perseorangan atau sebuah bisnis yang didirikan secara individu atau berkelompok. Seperti online shop yang memiliki peluang cukup besar dalam dunia bisnis saat ini serta persaingan yang tajam namun tetap menguntungkan.

5.2 Saran

Berdasarkan kesimpulan di atas penulis hanya memberikan saran kepada pembaca agar mengetahui lebih dalam mengenai organisasi-organisasi bisnis. Sehingga pembaca dapat mengetahuin struktur-struktur organisasi bisnis dengan tepat.

DAFTAR PUSTAKA


.   ORGANISASI BISNIS,
MUHAMMAD SALIM (Pada 21 Maret 2013)
·         2.   BENTUK-BENTUK ORGANISASI BISNIS
DAVID GUNAWAN (pada 20 September 2006)
·         3.  ORGANISASIBISNIS
LUSIA DALORA (pada 29 Desember 2010)





















Tidak ada komentar:

Posting Komentar