ABSTRAK
Chandra Hendri
Wicaksono (22214325)
Tugas Softskill.
Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universittas Gunadarma 2014
Kata kunci : Pengertian
sebuah organisasi bisnis, macam-macam organisasi bisnis serta ciri-ciri dan
karakteristik dari sebuah organisasi bisnis.
Makalah yang berjudul “Organisasi
Bisnis” ini membahas tentang pengertian sebuah organisasi bisnis, macam-macam
organisasi bisnis serta ciri-ciri dan karakteristik dari sebuah organisasi
bisnis itu tersendiri. Yang mana usaha bisnis saat ini telah merambat pesat.
Namun, pengetahuan seseorang tentang sebuah organisasi bisnis sangatlah minim.
Tanpa mengetahui arti penting dari sebuah organisasi bisnis, sebuah bisnis
tidaklah dapat berjalan dengan lancar.
Tujuan dibuatnya makalah ini adalah untuk mengetahui dan memahami macam-macam
organisasi bisnis di sekitar lingkungan kita. Serta meningkatkan pengetahuan
serta peluang dalam organisasi bisnis itu sendiri kepada masyarakat sekitar.
Dan mengetahui tingkatan peluang bisnis yang di dapat.
Metode penulisan makalah ini dilakukan dengan cara mengumpulkan berbagai
informasi dari sumber-sumber yang terdapat pada internet.
Berdasarkan
hasil pencarian macam-macam organisasi bisnis, dapat diketahui terdapat
beberapa macam organisasi bisnis, ciri serta karakteristik dan peluang yang
berbeda-beda dalam tiap organisasi bisnis itu sendiri.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Dunia bisnis saat ini
sudah sangat berkembang, mulai dari bisnis kecil-kecilan, menengah, hingga
bisnis besar-besaran. Namun masalahnya belum banyak orang yang tau tentang
organisasi bisnis, sehinnga usahanya belum menggunakan struktur bisnis yang
tepat.
Banyak juga orang-orang
yang tidak tau mengenai bentuk-bentuk organisasi bisnis, sehingga mereka tidak
tau betuk usaha apa yang sedang mereka jalani.
1.2 Rumusan Masalah
1. Pengertian dari organisasi bisnis
2. Departementalisasi
3. Mengetahui bentuk-bentuk organisasi
bisnis
1.3 Batasan Masalah
Makalah ini
mengurai tentang definisi organisasi bisnis serta pembagian departemen atau unit pada struktur organisasi. Bentuk-bentuk organisasi dan
pertimbangan untuk mendirikan suatu organisi bisnis beserta ciri-ciri dan
sifatnya.
1.4 Tujuan Penelitian
Tujuan
dibuatnya makalah ini adalah untuk menambah pengetahuan serta kesadaran
masyarakat umum mengenai ciri dan karakteristik suatu organisasi bisnis serta
peluang yang terdapat di dalamnya.
BAB II
LANDASAN TEORI
Dalam ilmu
ekonomi, bisnis adalah suatu organisasi yang menjual
barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis
lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara
historis kata bisnis dari bahasa
Inggris business, dari kata
dasar busy yang berarti "sibuk" dalam
konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk
mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Bentuk
dasar kepemilikan bisnis
Meskipun
bentuk kepemilikan bisnis berbeda-beda pada setiap negara, ada beberapa bentuk
yang dianggap umum:
- Perusahaan perseorangan
- Persekutuan
- Perseroan
- Koperasi
Dalam sebuah usaha dibutuhkan sebuah
organisasi bisnis yang sesuai. Ahli manajemen mengemukakan
prinsip-prinsip dalam mencapai organisasi yang baik:
1.
Prinsip hirarkhi adalah filsafat yang mengharuskan adanya rangkaian
pimpinan yang jelas dari posisi paling tinggi ke posisi paling rendah dalam
sebuah perusahaan.
2.
Prinsip kesatuan komando adalah filsafat bahwa tiap orang di perusahaan harus
melaporkan hanya kepada satu pengawas. Ini menjamin bahwa tiap perintah dapat
dimengerti dan tidak terjadi pertentangan perintah dari dua atau lebih
pengawas.
BAB III
PEMBAHASAN
Sekarang ini
dunia bisnis semakin marak beredar di lingkungan sekitar kita, bahkan untuk
membuka suatu bisnis sangatlah mudah. Berbagai usaha bisnis yang sekarang
dijalankan lebih mendominasi pada sebuah online shop yang diedarkan pada
sebuah situs media online dan berbagai macamnya. Namun tak banyak
orang-orang mengetahui jenis-jenis organisasi bisnis yang ada. Serta ciri dan
struktur suatu organisasi bisnis yang sedang mereka jalani. Sedangkan
organisasi bisnis sendiri mempunya definisi sebagai suatu organisasi yang melakukan
aktivitas ekonomi dan bertujuan untuk menghasilkan keuntungan (profit).
Bisnis mempunyai ruang lingkup berupa badan bisnis, perusahaan serta pengusaha.
Dimana seorang pengusaha membuka sebuah perusahaan atau organisasi bisnis
tersebut bertujuan guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Dalam pembentukan sebuah
organisasi bisnis dibutuhkan sumber daya manusia, modal, serta matrial. Contoh
organisasi bisnis adalah radio. Radio disebut sebagai organisasi bisnis karena
mempunyai sebuah tujuan ekonomi yaitu menghasilkan sebuah keuntungan melalui
kegiatan penyampaian informasi dan hiburan kepada masyarakat. Selain radio,
masih banyak macam organisasi bisnis serta ciri dan peluang yang terdapat.
Macam-macam organisasi bisnis tersebut antara lain:
1.
Perusahaan Perseorangan
Menurut
UU No. 3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan Pasal 1 huruf B, yang
dimaksud dengan perusahaan adalah setiap bentuk usaha yang menjalankan setiap
jenis usaha yang bersifat tetap dan terus menurus yang didirikan, bekerja,
serta berkedudukan dalam wilayah Negara Indonesia dengan tujuan memperoleh
keuntungan atau laba. Dengan kata lain, perusahaan adalah suatu badan usaha
yang dimiliki oleh satu orang individu. Semua keuntungan yang diperoleh dari
usaha ini dimiliki oleh pengola dan pengelola juga menanggung semua resiko yang
didapat. Dalam pendirian perusahaan perseorangan ini tidak diatur dalam KHUD
serta tidak ada perjanjian yang dilakukan. Karena, hanya didirikan oleh satu
orang pengusaha saja.
Ciri dan Sifat Perusahaan
Perseorangan
·
relatif mudah didirikan dan juga dibubarkan
·
tanggung jawab tidak terbatas dan bisa
melibatkan harta pribadi
·
tidak ada pajak, yang ada adalah pungutan dan
retribusi
·
seluruh keuntungan dinikmati sendiri
·
sulit mengatur roda perusahaan karena diatur
sendiri
·
keuntungan yang kecil yang terkadang harus
mengorbankan penghasilan yang lebih besar
·
jangka waktu badan usaha tidak terbatas atau
seumur hidup
·
sewaktu-waktu dapat dipindah tangankan
Kelebihan perusahaan perseorangan:
·
Mudah dibentuk dan dibubarkan
·
Bekerja dengan sederhana
·
Pengelolaannya sederhana
·
Tidak perlu kebijaksanaan pembagian laba
Kekurangan perusahaan perseorangan:
·
Tanggung jawab tidak terbatas
·
Kemampuan manajemen terbatas
·
Sulit mengikuti pesatnya perkembangan
perusahaan
·
Sumber dana hanya terbatas pada pemilik
·
Resiko kegiatan perusahaan ditanggung sendiri
2.
Persekutuan Firma
Adalah bentuk badan usaha yang
didirikan oleh beberapa orang dengan menggunakan nama bersama atau satu nama
yang digunakan secara bersama.
Ciri dan Sifat Firma
·
Setiap pemilik wajib melunasi
hutang yang tak terbayar dengan harta pribadi.
·
Setiap anggota firma memiliki
hak untuk menjadi pemimpin
·
Seorang anggota tidak berhak
memasukkan anggota baru tanpa seizin anggota yang lainnya.
·
Keanggotaan firma melekat dan
berlaku seumur hidup
·
Seorang anggota mempunyai hak
untuk membubarkan firma
·
Pendiriannya tidak memelukan
akte pendirian
·
Mudah memperoleh kredit usaha
Kelebihan Firma
·
Prosedur pendirian relatif
mudah
·
Mempunyai kemampuan finansial
yang lebih besar, karena gabungan modal oleh beberapa orang
·
Keputusan bersama dengan
pertimbangan seluruh anggota firma, sehingga keputusan-keputusan menjadi lebih
baik
Kekurangan Firma
·
Utang-utang perusahaan
ditanggung oleh kekayaan pribadi para anggota firma
·
Kelangsungan hidup perusahaan
tidak terjamin, sebab bila salah seorang anggota keluar, maka firma pun bubar
3. Perseroan Komanditer (CV)
Adalah persekutuan yang didirikan oleh
beberapa orang (sekutu) yang menyerahkan dan mempercayakan uangnya untuk
dipakai dalam persekutuan. Para anggota persekutuan menyerahkan uangnya sebagai
modal perseroan dengan jumlah yang tidak perlu sama sebagai tanda keikutsertaan
di dalam persekutuan.
Kelebihan Perseroan
Komanditer :
- Pendiriannya relatif mudah
- Modal yang dapat dikumpulkan lebih banyak
- Kemampuan untuk memperoleh kredit lebih besar
- Manajemen dapat didiversifikasikan
- Kesempatan untuk berkembang lebih besar
Kekurangan Perseroan
Komanditer :
- Tanggung jawab tidak terbatas
- Kelangsungan hidup tidak terjamin
- Sukar untuk menarik kembali investasinya
Dalam sebuah organisasi bisnis, ada sebuah
organisasi atau badan perusahaan yang berada dalam naungan badan hukum.
Diantaranya adalah:
1.
Perseroan Terbatas
Menurut Pasal 1 butir 1 UU no. 1 tahun
1995, Perseroan Terbatas adalah sebuah kegiatan usaha dengan modal dasar yang
seluruhnya terbagi atas saham dan memenuhi syarat serta peraturan
pelaksanaannya yang ditetapkan dalam undang-undang. Dalam arti lain, Perseroan
Terbatas berarti suatu badan yang mempunyai kekayaan, hak, serta kewajiban
sendiri yang terpisah dari kekayaan, hak, serta kewajiban pendiri atau pemilik.
Ciri dan Sifat Perseroan
Terbatas
- Kewajiban terbatas pada modal tanpa melibatkan harta pribadi
- Modal dan ukuran perusahaan besar
- Kelangsungan hidup perusahaan pt ada di tangan pemilik saham
- Dapat dipimpin oleh orang yang tidak memiliki bagian saham
- Kepemilikan mudah berpindah tangan
- Mudah mencari tenaga kerja untuk karyawan / pegawai
- Keuntungan dibagikan kepada pemilik modal / saham dalam
bentuk dividen
- Kekuatan dewan direksi lebih besar daripada kekuatan pemegang
saham
- Sulit untuk membubarkan PT
Kelebihan Perseroan
Terbatas
- Kelangsungan hidup perusahaan terjamin
- Terbatasnya tanggung jawab, sehingga tidak menimbulkan resiko
bagi kekayaan pribadi maupun kekayaan keluarga pemilik
- Saham dapat diperjual belikan dengan relatif mudah.
- Kebutuhan kapital lebih besar akan mudah dipenuhi, sehingga
memungkinkan perluasan usaha.
- Pengelolaan perusahaan dapat dilakukan lebih efisien
Kekurangan Perseroan
Terbatas :
- Biaya pendiriannya relatif mahal
- Rahasia tidak terjamin
- Kurangnya hubungan yang efektif antara pemegang saham
2.
Koperasi
Menurut UU no. 25 tahun 1992, Koperasi adalah badan usaha
yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi yang melandaskan
kegiatannya pada prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang
berdasarkan atas asas kekeluargaan. Modal
koperasi dapat diperoleh melalui dana cadangan sisa hasil usaha, simpanan pokok
atau wajib, sumbangan suka rela maupun pinjaman dari sesame anggota koperasi
lainnya. Tujuan koperasi sendiri adalah untuk meningkatkan kesejahteraan
anggotanya yang berasal dari masyarakat umum serta ikut dalam pembangunan
perekonomian nasional.
Adapun
koperasi itu sendiri mempunyai prinsip dalam pelaksanaannya. Yaitu:
- Keanggotaan
bersifat suka rela
- Pengelolaan
dilakukan secara demokratis
- Pembagian
sisa hasil usaha dilakukan secara adil, sebanding dengan besarnya jasa
masing-masing anggota.
- Pemberian
balas jasa yang terbatas terhadap modal
- Kemandirian
keanggotaan koperasi bersifat murni, pribadi dan tidak dapat dialihkan.
Ciri Koperasi:
- Lebih
mementingkan keanggotaan dan sifat persamaan
- Anggota-anggotanya
bebas keluar masuk
- Koperasi
merupakan badan hukum yang menjalankan usaha untuk kesejahteraan anggota.
- Koperasi
didirikan secara tertulis dengan akte pendirian dari notaris
- Tanggung
jawab kelancaran usaha koperasi berada di tangan pengurus.
- Para
anggota koperasi turut bertanggung jawab atas utang-utang koperasi
terhadap pihak lain.
- Kekuasaan
tertinggi di dalam rapat anggota.
Dalam sebuah organisasi bisnis
memiliki peluang bisnis atau usaha yang berbeda-beda. Dimana definisi peluang
adalah sebuah ruang kreasi yang independent dan mandiri, tapi bukan sebuah
kegiatan yang mengikuti sebuah trend dan gaya hidup semata. Karena,
sebuah organisasi bisnis yang baik di buat karena bisnis tersebut merupakan
passion yang cocok dengan kehidupan seseorang.
Contoh lain dari sebuah
organisasi bisnis yang sudah ada di lingkungan sekitar kita dilihat dari
peluangnya adalah online shop. Yaitu sebuah organisasi bisnis yang
dibuka oleh seorang individu (perseorangan) ataupun berkelompok. Disebut
organisasi bisnis karena online shop mempunyai tujuan ekonomi yaitu, memperoleh
keuntungan melalui kegiatan jual-beli suatu barang atau produk yang dibutuhkan
oleh masyarakat.
Pemasaran yang ia lakukan
dengan cara membuat sebuah group di facebook dan Blackberry
Messenger berisikan foto barang dagangannya dan menyebar luaskan barang
dagangannya ke seluruh teman serta masyarakat luas.
Peluang bisnis ini sangat
menjanjikan karena saat ini masyarakat terutama perempuan semakin konsumtif
dalam memenuhi kebutuhan mereka. Terutama dalam bidang fashion. Pemesanan yang
sangatlah mudah dan dilakukan di media sosial menjadikan transaksi pemesanan (order)
dalam bisnis ini meningkat. Dan bisnis ini dapat menghasilkan keuntungan yang
cukup besar setiap bulannya.
Sudah banyak masyarakat yang
membuka jenis organisasi bisnis ini. Tapi permintaan di setiap online shop
berbeda-beda. Tergantung dari harga, jenis barang serta kualitas yang
ditawarkan di setiap online shop tersebut. Sehingga, dengan membuka satu usaha
seperti ini lagi tidak akan merusak pasar dan ada kemungkinan untuk meraih
keuntungan yang besar.
BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN
Berdasarkan
hasil pencarian macam-macam organisasi bisnis serta ciri, karakteristik dan
kelemahan serta kekurangannya, dapat diketahui dalam dunia bisnis ada beberapa
macam organisasi bisnis antara lain:
1.
Perusahaan Perseorangan
2.
Persekutuan Firma
3.
Perseroan Komanditer (CV)
4.
Perseroan Terbatas (PT)
5.
Koperasi
6.
Yayasan
7.
BUMN
Dan diantara ke
tujuh organisasi bisnis tersebut, ada yang diantaranya termasuk ke dalam
Perusahaan Berbadan Hukum. Antara lain:
a.
Perseroan Terbatas (PT)
b.
Koperasi
c.
Yayasan
d.
BUMN
Mengapa
disebut demikian karena, organisasi bisnis tersebut sebelum didirikan harus
membuat akta pendirian dan dapat melakukan perbuatan hukum yang dijalankan oleh
badan hukum.
Dari organisasi bisnis
tersebut masing-masing memiliki ciri, krakteristik, kelebihan dan kekurangan
yang berbeda-beda. Dan memiliki peluang serta resiko masing-masing. Salah
satunya dengan membuka perusahaan perseorangan atau sebuah bisnis yang
didirikan secara individu atau berkelompok. Seperti online shop yang memiliki
peluang cukup besar dalam dunia bisnis saat ini serta persaingan yang tajam namun
tetap menguntungkan.
5.2 Saran
Berdasarkan kesimpulan di atas penulis hanya memberikan saran kepada pembaca agar mengetahui lebih dalam mengenai organisasi-organisasi bisnis. Sehingga pembaca dapat mengetahuin struktur-struktur organisasi bisnis dengan tepat.
DAFTAR PUSTAKA
. ORGANISASI
BISNIS,
MUHAMMAD SALIM (Pada 21 Maret
2013)
·
2. BENTUK-BENTUK
ORGANISASI BISNIS
DAVID GUNAWAN (pada 20 September
2006)
·
3. ORGANISASIBISNIS
LUSIA DALORA (pada 29 Desember
2010)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar